Be Strong, You’re Special!

Akhir-akhir ini mood saya kembali. Setelah semua kegagalan dan kesialan yang datang, badai memang pasti berlalu. Lalu sedikit demi sedikit saya pun bangkit. Membenahi fisik, mental, dan rencana. Percayalah rencana Allah memang yang terbaik untuk kita.

Sometimes I think the reason why I coudn’t be like another people. Always over thinking. But Trust me, Don’t you ever jealous with other success, You don’t know what Allah take from them. So you don’t need to be upset for something happened to you, because you don’t know something that Allah gives to you.

Beberapa waktu lalu saya posting mengenai kartu mahasiswa. Waktu itu saya masih euphoria karena akhirnya saya dan suami bisa satu kampus lagi. Kampus jaket kuning yang dari dulu selalu saya idam-idamkan memilikinya. Saat ini, saya pun akhirnya bisa menyusul suami saya yang memang sudah lebih dulu menjalani perkuliahan strata 3 di kampus tersebut agar kami bisa sama-sama berjuang.

Tapi lucunya, banyak sekali yang beranggapan salah. Ya saya ga masalah sih, tapi lucu aja. Segitunya ya ternyata. Mereka sayang dengan saya. Saya senang mereka mendoakan yang terbaik untuk saya.

Oke, itu cerita bahagianya ya, cerita sedih dibalik itu lebih banyak. Sebelumnya saya merasa kok hidup saya malah semakin berantakan, pekerjaan saya begitu-begitu saja, saya mencoba bikin anak sampai 2x bayi tabung kok ya belum dikasih juga, rumah kemalingan sampai banyak sekali gadget yang diambil, dll. Masih banyak hal-hal yang saya tidak bisa ceritakan disini.

Terus, saya berpikir. Apa sih yang harus saya lakukan untuk memperbaiki semuanya?

Ya sebagai manusia yang berakal saya harus bergerak nih. Masa iya saya mengeluh terus dan membandingkan hidup orang lain yang ‘kelihatannya’ lebih bahagia terus.

 “When you try your best, but you don’t succeed
When you get what you want, but not what you need
When you feel so tired, but you can’t sleep
Stuck in reverse
And the tears come streaming down your face
When you lose something you can’t replace
When you love someone, but it goes to waste
Could it be worse?”

Coldplay – Fix You

Potongan lagu tersebut kayaknya cocok untuk hidup saya akhir-akhir ini.  Saya kasih tipsnya ya buat kita agar saling mengingatkan. Agar kita bisa sama-sama bangkit.

  1. Fokus

Pasang kacamata kuda, matikan semua social media, mulailah pasang strategi untuk menata kembali hidupmu. Jangan kepo dengan orang lain yang kamu pikir hidupnya lebih bahagia. No! they just didn’t share it. Tidak ada keberhasilan tanpa usaha. Sekecil apapun usahanya at least mereka berusaha dan mereka mendapat apa yang mereka inginkan. Salah? Enggak, kamu yang salah. Jangan lah suka iri terhadap kehidupan orang lain tapi kamu sendiri do nothing. Fokus aja pada dirimu sendiri. Sudah cukup baik kah, sudah cukup berusaha kah, sudah cukup bahagia kah kita. Buatlah to do list yang wajib kamu kerjakan dan kamu capai. Manfaatkan sisa umurmu dengan banyak belajar.

  1. Don’t look back

Ini nih yang saya juga masih sering lupa. Hehehe. Jangan pernah membahas terus menerus apa yang sudah terjadi. Yang sudah terjadi walaupun kehilafan, ya tidak bisa kembali lagi. Masa kita harus meratapi terus sampai tua. Enggak kan. Kita harus bangkit, lakukan apa yang sebaliknya atau lakukan apa yang lebih baik. Kalau masih belum move on, kesalahan dan kegagalan akan terus membayangimu. Padahal hidup kita kan masih panjang untuk berbuat sesuatu yang lain.

 

  1. Just do the best

Lakukan apapun yang terbaik dengan upaya maksimal. Walaupun banyak rintangan, maju saja dengan bekal kemampuan kita sendiri. Memperbanyak teman yang bisa mendukung visi misi kita itu penting loh, jadi carilah lingkungan yang membawamu ke dampak positif, bukan yang membawamu cm gosip, mengeluh, atau pasrah dengan keadaan saat ini. Kesempatan itu memang dicari, kesempatan itu dibuat, kesempatan itu tidak semua orang bisa mereka miliki.

 

  1. Trust in Faith

Yang saya tahu, jika jalan itu kamu lalui dengan mudah, berarti memang itu jalan kamu. Jika orang itu dengan mudah kamu dapatkan, berarti memang itu jodohmu. Tapi jika memang sesuatu itu tidak ditakdirkan untukmu, it never will. Percaya saja, jangan denial. Percaya atau tidak semua memang sudah ada takdirnya. Tapi apakah kita dilarang untuk berusaha? Tidak juga, kita pun bisa mencari cara yang lain untuk mencapai tujuan kita.

 

“Most people are failed in the life exam because they are trying to copy others, Not realizing that everyone has a different question paper”

 

  1. Bersyukur

Apapun yang sudah kita punya, baik ataupun buruk, syukuri saja. Berkah dengan bersyukur itu kita akan ditambah lagi nikmatnya. Tidak semua yang kita anggap baik ternyata memang baik buat kita didepannya. Begitu pula sebaliknya. Semua ada alasannya. Jadi bersyukur apa yang sudah kita capai hingga saat ini.

 

Dengan begitu saya mengubah strategi, saya berpikir apa yang bisa saya dapatkan belum tentu orang lain bisa dapatkan. Saya pun bersyukur perlahan hidup ini menjadi lebih baik. Pekerjaan saya ditambah, teman-teman dengan lingkungan yang baik pun bertambah, kesempatan untuk sekolah lagi, kesempatan untuk belajar lagi menjadi istri yang tidak hanya berguna untuk suami, tapi untuk orang lain juga.

Did I regret it? No.

 

I LOVE MY LIFE, I’M SPECIAL, AND YOU TOO.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *