Surabaya oh Surabaya

Minggu lalu saudara jauh Bapak saya meninggal dunia. Jadi kami memutuskan untuk berangkat ke Surabaya untuk melayat sekaligus silaturahmi ke keluarga yang berada disana. Garis keturunan dari bapak saya memang tidak terlalu banyak orangnya. Bahkan sekarang hanya tinggal 4 keluarga. Sebaiknya memang kita tidak putus silaturahmi ke keluarga yang berada jauh walaupun bukan 1 garis keturunan saja. Jadilah kami mendadak berangkat kesana bersama mamah dan bapak saya. Tapi yang akan saya bahas disini adalah cerita perjalanan kami selama di surabaya, kulinernya sih terutama. hehe. karena surabaya juga makanan yang harus dicoba itu banyak banget..

Tiket hanya dipesan H-1 keberangkatan ditambah dengan lagi riweh banget. Kita baru aja pulang dari menginap di rumah mertua saya di Bintaro. Wah heboh sama beli tiket, pesen hotel, cari sewaan mobil, dan juga yang paling penting adalah packing! Hahaha. Ini yg paling saya suka. Tapi semua itu sangat dimudahkan dengan adanya teknologi. Jadi hanya dengan modal internet saya pun memesan tiket dari situs jalan-jalan itu hehehe.

Tiket pergi dan pulang sudah dipesan. Tapi hotel belum dipesan. Sampailah di hari H saya berangkat dari rumah ke Bandara, sampai di Surabaya pukul 7.30 pagi. Sambil menunggu orang tua saya dengan flight berbeda saya menghubungi supir untuk menjemput. Oiya saya kebetulan dapat sewa mobil dengan harga yang menurut saya paling murah (hasil survey ke beberapa sewa mobil di Surabaya). Mobil yang saya dapatkan Hona Mobilio yang baru, bersih, mulus, supirnya ramah dan tahu betul daerah sana. Hehe. Nama penyewaannya Okkarent , recommended banget. Walaupun di Surabaya ga lazim kita sewa mobil dengan lepas kunci, jadi mesti ada supir yang siap mengantar kita kemana saja.

Day 1

Hari pertama sampai saya sekeluarga langsung ke Probolinggo dari Bandara Juanda. Perjalanan sekitar 3 jam. Pas banget makan siang kita mampir di resto yang sangat ramai di daerah Nguling. Yaitu Rawon Nguling!! Rawonnya dagingnya besar-besar ditambah lagi kuahnya yang kental. Yummy. Disediakan juga kok mushola dan toilet yang banyak (khas restaurant di sepanjang jalan antar kota antar propinsi).

Sampailah di daerah keraksaan. Silaturahmi, berbincang-bincang, nyekar, sampai pengajian. Oke malamnya kita balik lagi ke Surabaya. Saat itu juga langsung pesan hotel. Saya pesan hotel di daerah Jemursari namanya D’Season Hotel.  Menurut aplikasi hotelnya bersih, nyaman, dan ada fasilitas kolam renang dan fitness center. Saya pun memesan dengan cepat dan mudah.

Malamnya pun kami sampai di Hotel itu langsung melepas lelah. Lapar di tengah malam? Oh itu saya banget heheheh. Karena malas keluar saya pun memesan makan di restaurant hotel. Dikirain makanannya ga enak, gataunya enak loh hahaha. Porsinya besar lagi sampai kekenyangan. Padahal kita hanya pesan nasi goreng dan ikan dori saus asam manis + nasi putih. Bener-bener nyaman.

 

 

Day 2

Sarapan di hotel ini menunya banyak banget untuk kelas hotel budget. Ada nasi putih, nasi goreng, lauk pauk dengan protein yang lengkap, ada bubur ayam, ada soto ayam, gado-gado, sereal, roti, buah-buahan, semua jenis minuman dari air putih, teh, kopi, susu, jus, sampai ada infused water segala. Hehehe bolehlah.

Lanjut lagi kita silaturahmi ke rumah keluarga di daerah Sidosermo, lumayan lama tuh ngobrolnya hingga siang hari. Nah yang paling mantap nih kita sengaja ke Madura untuk makan bebek Sinjay. Walaupun antri cukup panjang, rasanya super enak. Bumbunya meresap hingga ke tulang, daging yang lembut, ditambah sambal mangga yang super pedes, disitu sebetulnya kita pesan 1 porsi sudah free minum. Tapi kalau mau bisa beli kelapa muda sebatok-batoknya disitu. Rasanya mau balik lagi. Pulang dari makan bebek gak lupa dong beli batik Madura yang khas itu. Namanya juga buibu ya.

Nah kembali ke Surabaya sempetin dulu mampir borong oleh-oleh di Wisata Rasa, pasar Genteng. Mampir lagi ke Sambal Bu Rudy. Koper sudah penuh sampai beli koper lagi ke Galaxy Mall. Hehehe. Nongkrong duludi Excelso sebelum pergi ke kuliner selanjutnya.

Terakhir nih kita mampir ke Soto Lamongan Cak Har. Restonya besar dan buka sampai jam 9 malam. Selalu ramai pengunjung sepertinya. Sotonya super enak dengan koya yang tiada dua. Hehehe. Sudah kenyang balik ke Hotel dan siap-siap packing.

 

Day 3

Karena flight pertama untuk terbang ke Jakarta, kita udah gak sempat kemana-mana lagi. Ok deh kapan-kapan ke Surabaya lagi ya. Sampai jumpa lagi Surabaya.

Walaupun ada motornya yang ganggu pemandangan, tapi gapapa lah ya hehehe

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *