Privat Beach

Hari terakhir kami di Negeri Laskar Pelangi tiba. Pesawat kami ke Jakarta berangkat sore hari. Pagi harinya kami masih sempat jalan-jalan dulu. Tempat yang belum kami eksplore adalah Belitung Barat.

PANTAI TANJUNG TINGGI

 

Pantai lokasi syuting film Laskar Pelangi pagi-pagi sekali kami datang. Sudah lumayan banyak yang berenang. Tapi kami hanya berjalan menyisir pantai saja. Air laut jernih dengan ombak minim serta bebatuan yang khas menambah indahnya pantai ini.

Tapi jangan berenang pakai bikini ya. Karena warga lokalnya sangat menghargai kesopanan. Cukup dengan baju renang biasa atau kaos untuk menikmai pantai ini.

Disini banyak sekali warung-warung yang menjual makanan dan minuman. Ada toilet dan mushola juga. Cocok untuk yang berlibur bila membawa anak kecil.

PANTAI BUKIT BERAHU

Pantai ini didalam cottage bukit berahu. Kita bisa kok masuk dan ikut berenang di pantai ini. Tiket masuk 10 ribu / orang. Arah masuknya yang searah cottage. Nanti disitu ada tangga kecil tanpa petunjuk ke pantainya. Turun tangga baru kita bisa menikmati pantainya. Hanya ada kami berdua di pantai itu.

Ada cottage juga menghadap ke laut.

Deburan ombaknya bikin adem, namun saya tidak berani untuk berenang. Jadi hanya bersantai menikmati pantainya saja.

MAKAN SIANG DI RM TIMPO DULUK

Siang hari menjelang, tak jauh dari hotel ada rumah makan yang terkenal di Belitung. Rumah makan bergaya kuno ini sangat bagus, semua hiasan dan alat makan bergaya jadul. Makanannya pun sangat enak. Seperti yang sudah saya bilang, makanan di Belitung sepertinya memang tak ada yang murah hehehe. Tapi harus coba makan disini. Sudah masuk Trip Advisor soalnya. Soal rasa, jangan Tanya. Makanan favorit disini ada Dulang Set, Gangan dengan Batok Kelapa, Otak-otak bakar, dan Es Jeruk Kunci.

CUACA MENDUNG DI BANDARA

Perjalanan dari hotel ke bandara kami mencoba mobil travel yang menjemput. Mobilnya avanza, menjemput tepat waktu, supirnya ramah, dan harganya 80ribu (lebih murah dari taxi). Agus travel – 081278284227. Sudah mau kembali ke Jakarta, kami sudah menunggu 2 jam di bandara, ternyata delay karena cuaca mendung disertai hujan deras dan angin kencang. Membuat kami menunggu total 3 jam dibandara. Untungnya bawa bekal popmie, jadi lapar bisa hilang seketika hehehe. Sampai di Jakarta dengan semua lelah dan penat yang hilang. Kami kembali pulang dengan ceria. Karena tempat baru, kita menemukan teman baru, pengalaman baru, foto baru, juga pengetahuan baru.

Jangan takut untuk traveling, uang habis, capek, atau ribet packing lah. Tapi yang didapat lebih dari itu. Hidup hanya sekali. Sayang kalau keburu tutup usia tapi tidak sempat merasakan yang sebetulnya kesempatan itu sudah kita lewatkan begitu saja.

Salam travelers!!

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *