Negeri Laskar Pelangi

“Beri aku sesuatu yang sulit, maka aku akan belajar.” – Andrea Hirata

Hari ke-3 di Pulau Belitung, kami wajib mengeksplore Belitung Timur. Bersiap sejak pagi hari pukul 7 kami sudah selesai sarapan dan melakukan perjalanan panjang lagi ke Belitung Timur, 80 km dari pusat kota. Sekitar 1,5 jam dengan sepeda motor.

KOTA MANGGAR

Tibalah kami di kota manggar dengan julukan 1001 warung kopi. Sepanjang jalan bisa ditemukan warung kopi. Budaya disini menikmati kopi adalah kenikmatan. Kami mencicipi warung kopi ATET di Kota manggar.

Berhubung masih jam 9 sepertinya enak juga mencicipi kopi dari Belitung bagian timur.

Disini saya pesan kopi O hitam dan kopi susu serta beberapa camilan. Bedanya disini kopinya lebih tidak asam dan kopi susunya lebih manis tanpa diberi tambahan gula lagi.

Setelah lebih siang kami menuju Rumah Makan Fega untuk mencoba menikmati hidangan laut terapung diatas danau.

MUSEUM KATA DI KOTA GANTUNG

Berkendara lagi selama 20 menit kami tiba di museum literature pertama di dunia yang didirikan oleh Andrea Hirata. Disambut cat warna warni dari bangunannya kami membayar tiket masuk 50 ribu/ orang sudah dapat 2 buku saku Laskar Pelangi.

Didalamnya banyak kata-kata, quotes, dan lukisan-lukisan. Serta ada sekolah gratis yang memang didirikan untuk anak-anak local yang kurang mampu.

Jika anda lapar atau haus, disitu ada warung Kupi Kuli yang bisa dicicip juga. Menyediakan hidangan kopi dan lainnya. Ada banyak  souvenir yang bisa dibeli untuk kenang-kenangan.

 

SD MUHAMMADIYAH

Tidak jauh dari situ kamipun mengunjungi replica SD Muhammadiyah yang terkenal itu. Membayar retribusi 3 ribu/ orang bisa berfoto sampai puas disana. Kebetulan saat itu hanya ada kami berdua. Ada took souvenir juga didekatnya kalau mau beli kenang-kenangan.

 

DERMAGA DAN RUMAH KEONG

Satu lagi spot berfoto sebelum kita kembali ke Kota Tanjung Pandan. Konon katanya bangunan ini dulu mau dijadikan restaurant namun pembangunan dihentikan. Tapi malah bisa dijadikan tempat yang indah ya untuk berfoto.

 

DANAU KAOLIN

Searah perjalanan ke Kota Tanjung Pandan kami menuju danau biru nan indah. Danau untuk reklamasi ini pun banyak orang berfoto disini. Sayangnya tidak boleh masuk dan bermain air di danau ini karena takut pasirnya masih longsor, jadi kami hanya diizinkan berfoto dari pinggirnya saja.

KOPI AKE DI KOTA TANJUNG PANDAN

Sampailah kami di destinasi warung kopi yang ada di pusat kota. Di Kawasan KV senang di bundaran ada warung kopi yang juga terkenal. Saya pesan Es Bunga Susu, segarrrrr. Seraya menunggu hingga malam hari, menghabiskan waktu di kota tanjung pandan.

 

PS: Ini kesalahan gw sih sebenernya. hehehe. Lebih baik jika kalian tidak mengikuti rombongan tur, Tujuan pertama jika ke arah kota manggar ya di SD Muhammadiyah dan Museum Kata aja dulu. Karena belum terlalu panas untuk berfoto-foto. lalu jalan ke arah kota Manggar untuk makan siang dan mencoba warung-warung kopi. Sehingga untuk kembali ke Kota Tanjung Pandan tidak terlalu sore, jadi bisa wisata ke berbagai tempat lagi atau beli oleh-oleh.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *