Island Hopping

Travel becomes a strategy for accumulating photographs.-Susan Sontag

“Selagi masih muda, masih punya waktu, masih punya uang, masih punya kesempatan, maka travelling lah. Jangan hanya dirumah yang bisa membuatmu menjadi pribadi yang tertutup dan kurang wawasan serta pengalaman. Travelling bisa membuatmu belajar, mandiri, serta membuat perasaanmu menjadi lebih baik.” – Anonymous

PANTAI TANJUNG KELAYANG

Yup hari kedua di Belitung kami memutuskan untuk ISLAND HOPPING. Jadi kami berkeliling charter boat untuk mengeksplore 5 pulau. Bangun pagi-pagi lalu kami berangkat ke Pantai Tanjung Kelayang. Naik motor 20-30 menit dari hotel kami sampai di Tanjung Kelayang. Pantai yang sudah berjejer rapi kapal-kapal untuk mengantar kami berkeliling. Belum parkir saja sudah banyak yang menawarkan jasanya.

Harga sewa boatnya 400-450 ribu sepanjang hari. Aat snorkeling sewa terpisah. Kemarin saya dapat yang pelampung 10 ribu, kacamata 20 ribu, jika ingin pakai fin kalau tidak salah 25-30 ribu perorangnya. Hub saja Bpk Santo 082282421727 atau 081949496053.

Namun kalau kalian mau lebih murah bisa join dengan orang lain. Tapi kalau mereka mau hehehe.

Pukul setengah 9 kami mulai berlayar. Berbekal air minum dan cemilan kami siap mengarungi lautan. Ombaknya lagi besar, air lagi pasang. Bulan januari masih angin barat. Cocoknya bulan april-agustus buat island hopping pas musim kemarau.

PULAU LENGKUAS

Pulau pertama yang kami datangi. Pulau kecil dengan mercusuar yang melegenda. Ada warung untuk sekedar nongkrong. Ada toilet untuk bilas jika ingin berenang. Air jernih dengan hamparan bebatuan juga ada disini.

Saya dan suami saya berencana naik ke Mercusuar dengan membayar 5 ribu perorang, kami diminta untuk membersihkan kaki dari pasir dengan spons yang telah disediakan. Alas kaki tidak diijinkan digunakan selama naik ke mercusuar.

Naik 18 lantai membuat sesak napas memang. Begitu sampai diatas kita bisa keluar dari pintu dan menikmati ketinggian dari ballik pagar. Suamiku yang takut akan ketinggian hanya berani mengintip lewat pintu, hihihi.

Anginnya kencang sekali. Setelah berfoto atau merekam video kami turun lagi. Karena diatas sempit, jadi harus bergantian dengan orang lain ketika berada di beranda mercusuar.

SNORKLING DI TENGAH LAUT

Setelah itu kami dibawa snorkeling sepuasnya di satu area yang banyak sekali terumbu karang dan ikan-ikannya. Jangan pernah menginjak terumbu karangnya karena merekapun hidup. Jika diinjak bisa mati dan tidak indah lagi nantinya.

Memberi makan ikan-ikan adalah yang paling saya suka! Walaupun agak seram karena ikannya melahap semua makanan yang kita kasih. Hehe. Sepuasnya kami boleh snorkeling, supir boat akan menunggu kami hingga kami lelah dan sudah mulai tengah hari.

MAKAN SEAFOOD DI PULAU GEDE KEPAYANG

Setelah lelah snorkeling dan hari mulai pukul 12 siang, kami diantar ke sebuah pulau untuk bilas, makan siang, dan ada musholanya juga. Tempatnya bersih dan nyaman. Kami pesan makan, mandi, sambil menunggu makanan itu datang.

Makanan yang disediakan seafood berbagai bumbu, enak dan lumayan mahal. Mungkin membawa bahan bakunya yang sulit ya. Tapi so far kami puas sekali. Karena pemandangan yang indah, dengan deburan ombak, ditambah seafood yang enak.

Bersantai dulu sampai diantar ke pulau selanjutnya.

PULAU PASIR

Pulau ini kalau surut ada pasir di tengahnya dan kita bisa berfoto, tapi kalau pasang ya tenggelam. Disana kita bisa menemukan bintang laur raksasa dan bisa berfoto dengannya. Sayangnya bulan-bulan ini surutnya tidak banyak sehingga hanya ada pasir yang tidak luas diantara laut dalam. Hehehe.

Di sini kita bisa berfoto dengan bintang laut raksasa. Hanya 3 menit, cheers, lalu kembalikan dulu bintang lautnya ke dalam air, untuk difoto lagi selanjutnya.

PULAU BATU BERLAYAR

Setiap kapal yang masuk maka parkirnya harus bergantian karena pulaunya sempit.

Di puau kecil ini kita bisa berfoto dengan bebatuan. Bebatuan yang besar dan tinggi-tinggi menjulang. Seperti film jaman dahulu. Ada beberapa spot berfoto. Pulau ini pun tenggelam loh, jika pasang, yang terlihat hanya bebatuannya saja, pasirnya tenggelam.

PULAU KELAYANG

Sekilas di pulau ini tampak tidak ada yang special. Tapi abang perahunya mengajak kami masuk ke hutannya, tracking melalui jalan setapak, dengan tanpa alas kaki. Tibalah kami ditengah pulau disitu ada bebatuan yang tampak seperti goa raksasa, persis seperti yang ada di film-film atau discovery chanel. Foto disini memang instagramable.  Pelajaran yang dipetik adalah bersabar dan terus berusaha walaupun banyak rintangan, karena kita tidak tahu hal indah apa yang menunggu kita setelahnya.

Menjelang sore kami pulang menuju Pantai Tanjung Kelayang. Dalam perjalanan pulang ditemani hujan deras. Untungnya di jok motor sudah disediakan jas hujan. Sampai di hotel mandi, lalu bersiap keluar lagi untuk makan malam.

MIE BELITUNG ATEP

Makanan khas Belitung yang wajib kalian coba. Makan mie Belitung ditemani es jeruk kunci. Hmmm. Kuah mie yang gak akan kalian dapatkan lagi selain disini. Perjalanan hari ini ditutup dengan kuliner di jl Sriwijaya no 27, Tanjung Pandan. Rasa lelah hari ini mengantar kami terlelap.

Begitulah sekilas perjalanan kami 1 hari di Belitung. Jika kalian hanya punya waktu sebentar, sebaiknya memang mencoba island hopping. Benar-benar pengalaman yang tidak dapat dilupakan.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *