Traveling ke Pulau Belitung

Ditengah kepenatan dan kegalauan proses bayi tabung, H-1 keberangkatan saya pun diajak suami berlibur dadakan. Ia merasa dengan mengajak saya liburan maka saya bisa lebih segar dan lebih bahagia mengingat kita dalam proses program bayi tabung yang tidak hanya menghabiskan biaya, tapi juga membuat kami stress. Berdebat mencari tujuan dengan random akhirnya kami memutuskan untuk berlibur ke negeri lascar pelangi atau pulau Belitung.

“Once a year, go someplace you’ve never been before.” – Anonymous

Browsing tiket online dan hotel kamipun tiba di Bandara HAS Hanandjoedin  Pulau Belitung. Mudah banget loh pesan tiket hotel melalui situs traveloka. Tapi untuk pemesanan hotel memang kami mencari perbandingan harga yang lebih murah, dan pilihan jatuh kepada pegipegi dan agoda . Hehehehe. Begitulah kami berdua, mencari yang paling menguntungkan heheheh. Harga tiket pesawat ke Belitung rata-rata bisa 1,5 juta pp untuk 2 orang. Memang tidak terlalu jauh sih dari Jakarta.

PS: Belitung beda dengan Bangka, walaupun masih 1 provinsi yaitu Babel, namun berbeda pulau dan berbeda pula bandaranya. Jadi jangan salah pesan tiket pesawat ya.

TRANSPORTASI DI BELITUNG

Pesawat dari CGK-TJQ hanya 45 menit, lebih lama perjalanan dari Bekasi ke bandara menurut saya. Sampai di bandara pulau Belitung masih kira-kira pukul 11.00 wib. Bandaranya mini tapi sepertinya baru di renovasi, jadi rapi walaupun kecil dan tidak sebesar bandara lain. Saya pun bergegas telepon taxi untuk mengantar kami ke hotel. For your information, disini taxi baru ada 1 namanya ‘Street Taxi’. Jika mau menggunakan jasanya ya mesti booking dulu, walapun memang taxi ini pakai argo. Transportasi di pulau ini memang sulit. Karena semenjak banyaknya motor, angkot mulai dihentikan karena ga ada yang naik hehehe. Jadi kalau mau kemana-mana lebih dari 2 orang ya paling mungkin sewa mobil, travel, atau taxi. Street Taxi – 082283015555

Taxi dari bandara ke hotel skitar 95 ribu (20-30 menit) sudah plus dijelaskan macam-macam oleh supir taxinya (merangkap sebagai tour guide). Mungkin ini bonus dapat supir yang komunikatif atau kami yang banyak nanya. Sampailah di hotel yang kami pesan. CASA BEACH HOTEL. Untuk review bisa lihat di postingan saya yang lain.

Setelah sampai kan kami mulai lapar tuh menuju pukul 12 siang. Saya pun sudah janjian dengan penyewaan motor untuk kami selama di Belitung. Jadi memang sebelum berangkat kami sudah booking sewa motor BELITUNG HOLIDAY TOUR – no telp 081368622706. Sewa perhari sudah diskon 60 ribu motor matic biasa. Janjian di hotel deh untuk diantarkan motornya.

MAKANAN DI BELITUNG

Sampailah kami di restoran SAKATO. Semacam restoran prasmanan menyediakan berbagai menu makanan dan minuman khas Belitung dan Padang. Terletak di JL. Gegedeg, Tanjung Pandan, kamipun masuk dan mencoba menu-menunya. Ada yang menarik, yaitu Ketam Isi dan kerang. Ketam Isi adalah makanan lauk terbuat dari cangkang kepiting yang diisi dengan daging kepitingnya yang sudah dibumbui. Enak banget loh, dan saya belum pernah makan yang seperti ini sebelumnya. Lalu kerangnya besar-besar ditusuk seperti sate. Total makan hingga 95 ribu berdua. Menurut saya memang mahal, disini harga makanan memang mahal ya. Jd jangan kaget dengan harganya. Hehehe.

PANTAI PENYABONG BELITUNG SELATAN

Setelah kenyang kami memutuskan untuk jalan agar tidak terlalu sore. Kemana? Ke pantai penyabong, pantai paling selatan dari Pulau Belitung.  Dengan berkendara sepeda motor sekitar 1 jam untuk sampai di pantai tersebut. Jalannya bagus, sepi, tapi lampu jalannya belum ada. Jadi usahakan jangan terlalu malam kalau jalan-jalan. Walapun disitu masih tergolong aman.

Selama perjalanan di kanan kiri kalau gak hutan, dusun-dusun kecil. Jadi ingat pas kum-itt saya di daerah banten seperti itu rumah-rumah khas di kampung yang nyaman dengan halaman yang luas. Pom bensin memang jarang banget, tapi banyak penjaja bensin eceran di sepanjang jalan. Jadi gak perlu takut kehabisan bensin.

Sampai di pantai ada tiket retribusi 10ribu dengan karcisnya.

Ketika sudah sampai pasti terkagum-kagum. Hamparan pantai yang luas dengan pasir diselimuti air yang jernih. Serta ditambah batu-batuan besar yang ikut menghiasi pantainya. Sepanjang mata memandang garis horizon terpampang indah. Walaupun pukul 14.00 panas, tapi banyak pohon yang membuat keadaannya tetap sejuk.

Pantai tersembunyi ini memang jarang orang datang untuk berlibur, dan sepertinya tidak bisa dipakai berenang jauh-jauh dari pinggir pantai. Walaupun lautnya sangatlah indah tanpa ombak. Tenang. Seperti sungai yang super jernih, kita bisa merasakan keasinan airnya hhehhehe.

Rasanya tertidurpun bisa disana. Suasananya sejuk, signal 4G, dan hanya ada 1 warung disana.

Sudah selesai foto-foto kami pun bersiap untuk perjalanan kembali ke kota.

KOPI KHAS BELITUNG

Sampailah kami di Kota Tanjung Pandan. Rasanya tak lengkap begitu sampai belum coba kopi yang terkenal di Belitung. Sore menjelang magrib kami ngopi di Warung Kopi Kong Djie. Selengkapnya ada dikonten selanjutnya ya.

KEMBALI KE HOTEL

Malam hari kami kembali ke hotel. Rasa lelah namun puas. Tak sabar lagi menunggu esok hari mau menjelajah pulau-pulau kecil.

You may also like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *